Showing posts with label Wisdom. Show all posts
Showing posts with label Wisdom. Show all posts

Renungan Indah - W. S. Rendra

Saturday, December 27, 2014

Aku bukan seorang yang sangat mengerti seni, dan aku pula bukan seorang yang lahir dari keluarga seniman, tapi aku tersentuh ketika membaca puisi ini

RENUNGAN INDAH
Karya : W. S. Rendra

Aku Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku

Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Duh Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"

(Puisi terakhir W.S. Rendra yang dituliskannya diatas ranjang RS)

Perkenankan Aku MencintaiMU Semampuku

Sunday, November 24, 2013

Tuhanku,
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintai-Mu…
Lembar demi lembar kitab kupelajari…
Untai demi untai kata para ustadz kuresapi…
Tentang cinta para Nabi.
Tentang kasih para sahabat.
Tentang mahabbah para sufi.
Tentang kerinduan para syuhada.
Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam.
Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme yang mengawang di awan…

Tapi Ya Rabbi,
Berbilang detik, menit, jam, hari,bulan dan kemudian tahun berlalu…
Aku berusaha mencintai-Mu dengan cinta yang paling utama, tapi…
Aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untuk-Mu…
Aku makin merasakan gelisahku membadai…
Dalam cita yang mengawang.
Sedang kakiku mengambang, tiada menjejak bumi…
Hingga aku terhempas dalam jurang
Dan kegelapan…

Wahai Illahi,
Kemudian berbilang detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun berlalu…
Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi
dan menegakkan jiwaku kembali.
Menatap, memohon dan menghiba-Mu...

Allahu Rahiim, Illahi Rabbii,
Perkenankanlah aku mencintai-Mu, Semampuku

Allahu Rahmaan, Ilaahi Rabii
Perkenankanlah aku mencintai-Mu Sebolehku
Dengan segala kelemahanku.

Ya Illahi,
Aku tak sanggup mencintai-Mu
Dengan kesabaran menanggung derita
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al Musthafa.
Kerana itu izinkan aku mencintai-Mu
Melalui keluh kesah pengaduanku pada-Mu
Atas derita batin dan jasadku
Atas sakit dan ketakutanku.
Ya Rabbii,
Aku tak sanggup mencintai-Mu seperti Abu Bakar,
yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan Rasul-Mu bagi diri dan keluarga.
Atau layaknya Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad.
Atau Uthman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan din-Mu.
Izinkan aku mencintai-Mu, melalui seringgit-dua ringgit yang terulur
pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan,
pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di tepi jambatan.
Pada makanan–makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan.

Ya Illahi,
Aku tak sanggup mencintai-Mu
Dengan khusyuknya solat salah seorang shahabat Nabi-Mu hingga tiada terasa anak panah musuh menujah di kakinya.
Karena itu Ya Allah,
perkenankanlah aku tertatih menggapai cinta-Mu,
dalam sholat yang coba kudirikan terbata-bata,
meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Ya Rabbii,
Aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib,
yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta dengan-Mu.
Maka izinkanlah aku untuk mencintaimu dalam satu-dua rakaat lailku.
Dalam satu dua sunnah nafilah-Mu.
Dalam desah nafas kepasrahan tidurku.

Yaa Maha Rahmaan,
Aku tak sanggup mencintai-Mu bagai para al hafidz dan hafidzah,
yang menuntaskan kalam-Mu dalam satu putaran malam.
Perkenankanlah aku mencintai-Mu,
melalui selembar dua lembar tilawah harianku.
Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.

Yaa Maha Rahiim,
Aku tak sanggup mencintai-Mu semisal Sumayyah,
yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya Din-Mu.
Seandai para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihadnya bagi-Mu.
Maka perkenankanlah aku mencintai-Mu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwah-Mu.
Maka izinkanlah aku mencintai-Mu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Kariim,
Aku tak sanggup mencintai-Mu di atas segalanya,
bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putra dan zaujahnya,
dan patuh mengorbankan pemuda biji matanya.
Maka izinkanlah aku mencintai-Mu di dalam segalanya.
Izinkan aku mencintai-Mu dengan mencintai keluargaku,
dengan mencintai sahabat-sahabatku,
dengan mencintai manusia dan alam semesta.

Allahu Rahmaanurrahiim, Ilaahi Rabbii
Perkenankanlah aku mencintai-Mu semampuku.
Agar cinta itu mengalun dalam jiwa.
Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.


-KH. A. Musthofa Bisri-

Religious

Monday, March 18, 2013

"Beribadah kepada Allah Azza wa Jalla
seakan - akan engkau melihat-Nya,
dan seandainya engkau tidak dapat melihat-Nya, engkau yakin bahwa Dia melihatmu"
- Nabi Muhammad SAW (HR Bukhari Muslim)



"Di dalam hidup ini, semua ada waktunya,
ada waktu kita menabur, ada juga waktu kita menuai. 
mungkin dalam hidupmu badai datang menyerbu, 
mungkin doamu bagai tak terjawab! Namun yakinlah tetap.
Tuhan  tak'kan terlambat! Juga tak akan lebih cepat. 
semuanya Dia jadikan indah tepat pada waktunya,
Tuhan selalu dengar do'amu, Tuhan tak pernah tinggalkanmu"
-


"Sahabatku yang sering bertanya - tanya apakah doa dan harapanmu telah didengar oleh Tuhan? katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri

Tuhanku Yang Maha Pemaaf,
Baru saja kusadari bahwa aku sering berlaku seperti aku lupa bahwa Engkau Maha Mengetahui.
sehingga hati yang kugunakan untuk berdoa kepadaMu - juga kugunakan untuk merasakan iri dan benci kepada sesamaku.
dan pikiran yang kugunakan untuk menyusun doaku kepadaMu - juga kugunakan untuk memikirkan rencana rencana yang tidak jujur.

Tuhan, maafkanlah aku, yang tanpa kusadari telah menurunkan nilai dari doa, dan tidak menghormati harapanku kepadaMu.
Maafkanlah aku yang mencapur doa - doa yang mulia dengan perasaan dan rencana buruk di hati dan pikiranku.

Hari ini, aku mohon Engkau mentenagai upayaku untuk membersihkan hati dan pikiranku dari hal hal yang tidak bersih, yang dapat membatalkan doa dan harapanku sendiri.
Semoga denganya, Engkau berkenan untuk lebih segera menjawab doa dan memenuhi harapan hatiku.

Tuhan, kekasihMu yang kecil ini sudah letih dengan ketidak-jelasan penghormatan kehidupan kepadaku, semoga dengan kesanggupan hari ini Engkau mengeluarkanku dari kesulitanku, dan memasukkanku ke dalam kehidupan yang damau dan sejahtera.

Aamiin"

- Mario Teguh



Menghadapi Masalah dengan Menghitung Nikmat

Tuesday, March 12, 2013



"Ambil secarik kertas dan pena. Tulis semua nikmat, sekecil apapun, yang pernah diberikan pada kita. Dari lahir sampai sekarang. Semua titik kebahagiaan. Semuanya. Percayalah, sebelum Anda selesai, Anda dapat melihat bahwa permasalahan yang Anda hadapi tidak seberapa dibanding semua nikmat yang pernah Anda miliki. Lihatlah betapa kita sebenarnya sering mengalami ujian, namun toh Allah selalu membantu kita melewatinya dengan baik. Mengapa kali ini tidak? Ingatlah, pertolongan Allah itu dekat"

Short Story of Abraham Lincoln

Friday, October 5, 2012


Inilah kisah seorang anak manusia, yang dilahirkan tahun 1809; 
yang diusir bersama keluarganya dari tanah milik mereka ketika usianya baru 7 tahun; 
kemudian ditinggal mati ibunya saat masih berusia 9 tahun; 
yang pada usia 22 tahun sempat bekerja sebagai staf administrasi sebuah toko, namun akhirnya dipecat; 
yang terjerat utang dari bisnisnya yang bangkrut pada tahun berikutnya—ia memerlukan waktu sekitar 17 tahun untuk melunasi utangnya itu. 

Inilah kisah seorang anak manusia, yang "nekad" mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, dan gagal; 
yang mencoba berbisnis lagi dan bangkrut untuk kedua kalinya; 
yang pada usia 25 tahun ditinggal mati kekasih (Ann Rutledge) yang sangat dicintainya; 
yang mengalami penolakan cinta pada kesempatan kedua.

Inilah kisah seorang anak manusia, yang pada usia 29—31 tahun dua kali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, 
dan dua-duanya berakhir dengan kegagalan; yang akhirnya menikahi Mary Todd pada usia 33 dan kemudian banyak mengalami penderitaan dalam perkawinannya; 
yang gagal menjadi anggota kongres pada usia 34 dan 39; 
yang ditinggal mati ketiga anaknya (satu berusia 4 tahun, dan yang lainnya tidak sempat melewati ulang tahun mereka yang ke-18). 

Inilah kisah anak manusia, yang mengalami penolakan ketika melamar ke US Land Office; 
yang kalah dalam pemilihan anggota senat pada usia 45 tahun; 
yang menjadi calon Presiden Amerika pada usia 47 tahun dan kalah; 
yang kalah lagi dalam pemilihan calon anggota senat 2 tahun berikutnya. 

Inilah kisah anak manusia, yang pada usia ke-51 akhirnya terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat. 

Tidaklah diragukan bahwa manusia yang satu ini mengenal dan memahami benar apa makna kegagalan dan penderitaan karena ditinggal orang yang dicintai (ibu, kekasih, dan anakanak), dipecat dari pekerjaan, terjerat utang dan gagal menjadi praktisi bisnis, gagal menjadi anggota kongres, gagal menjadi anggota badan legislatif, gagal menjadi senator berulang kali, gagal menjadi presiden pada kesempatan pertama. 

Untuk sebagian orang hal-hal semacam itu dapat mengantar mereka ke rumah sakit jiwa, atau memberikan alasan kuat untuk bunuh diri. Namun orang ini bertahan. la tidak melakukan tindakan bodoh, tidak dipenjarakan oleh rasa frustrasi. Manusia yang satu ini memiliki pandangan yang unik mengenai kegagalan. la pernah berkata: "Tidak penting berapa kali Anda gagal, yang penting berapa kali Anda bangkit"Dan perjalanan hidupnya adalah proses kebangkitan dari kegagalan berantai. Potret wajah manusia yang satu ini dikenal dalam sejarah umat manusia, tidak saja di negeri yang pernah dipimpinnya—yang kemudian menjadi negara adi kuasa dan cenderung bertindak sebagai "polisi dunia" dewasa ini—tetapi juga di berbagai pelosok bumi.

Wajahnya yang "keras" karena benturan penderitaan itu terpampang dalam dolar-dolar Amerika. Itulah kisah singkat seorang anak manusia bernama Abraham Lincoln, yang terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat pada tahun I860. Sebuah kisah tentang kefanaan dunia. Kisah tentang perjuangan melepaskan diri dari belenggu kegagalan dan merengkuh keberhasilan yang juga sementara sifatnya. la seolah menjadi peringatan bahwa seperti judul salah satu novel Sidney Sheldon nothing lasts forever, tiada yang abadi.

Dibawah ini adalah daftar kegagalan seseorang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.

1813 – ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya
1832 – ia menderita kekalahan dalam pemilihan kepala daerah tingkat lokal
1833 – ia kembali menderita kebangkrutan
1835 – istrinya meninggal dunia
1836 – ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa
1837 – ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato
1840 – ia gagal dalam pemilihan anggota senat Ameika Serikat
1842 – ia menderita kekalahan untuk duduk didalam konggres merika Serikat
1848 – ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat
1855 – ia gagal lagi di senat Amerika Serikat
1856 – ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden
1858 – ia kalah lagi di senat Amerika Serikat
1860 – ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat

Siapakah dia? Namanya Abraham Lincoln.

Advice from the Richest Man in the World

Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.



  • Pesan: Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [Encourage your children to invest]

Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.


  • Pesan: Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [Encourage your children to start some kind of business]

Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu.
Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu.
Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.


  • Pesan: Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [Don't buy more than what you "really need" and encourage your children to do and think the same]

Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.


  • Pesan: Jadilah apa adanya. [You are what you are]

Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.


  • Pesan: Berhematlah [Always think how you can accomplish things economically]

Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu.
Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.


  • Pesan: Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [Assign the right people to the right jobs]

Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.
Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham.
Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.


  • Pesan: Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan. [Set goals and make sure people focus on them]

Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas.
Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.


  • Pesan: Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [Don't try to show off, just be your self and do what you enjoy doing]

Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit. Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet.

Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.

Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:

  • Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri
  • Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.
  • Hiduplah secara sederhana.
  • Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.
  • Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.
  • Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan;
  • Gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.
  • Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya.

Knowledge

"Knowledge cannot replace friendship, I'd rether be an idiot than lose you"
- Patrick to Spongebob


"The educated differ from the uneducated
as much as the living from the dead"
- Aristoteles

"3 x 25 watt? 75 Watt
Sebuah bola lampu berukuran 75 Watt kelihatan bersinar lebih terang
dibandingkan tiga buah bola lampu 25 Watt yang dinyalakan bersamaan"
-


"Tinta seorang sarjana lebih suci daripada darah syuhada"
-

"Hanya orang - orang yang belajar dengan sebaik baiknya
sehingga memiliki pengetahuan yang hebat
yang akan menjadi mulia dan sejahtera,
sedangkan yang sebaliknya akan menjadi lemah dan serba kekurangan"
-


"Teachers open the door but you must enter by yourself"
-

Uncategorized quotes

"A civilization is not conquered from without,
until it is destroyed from within"
- Will Durrant

"Kita tidak tahu apa pun tentang hari esok.
Tugas kita adalah menjadi baik dan bahagia hari ini"
- Sydney Smith


"Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, 
tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita"
- Ruchert


"Kemenangan yang sempurna 
adalah mengubah hati itang yang membencimu dengan segala kelembutan dan kebaikan"
-

"Gravity explain the motion on the planet
but it cannot explain who sets the planet in motion,
God governs all things and knows all that is or can be done"
- Isaac Newton

"Orang bijak memikirkan kebaikan,
orang kecil memikirkan kepentingan"
- Konfusius


"Hal - hal yang melemahkan umat manusia: 
politik tanpa prinsip;
kesenangan dunia tanpa mempertimbangkan nurani;
kekayaan yang didapat tanpa usaha;
pengetahuan tanpa jiwa;
usaha / dagang tanpa moral;
sains tanpa nilai kemanusiaan;
pemujaan yang tanpa mau berkorban"
- Mahatma Gandhi

"Orang besar mempunyai kemauan besar,
orang kecil cuma mau berharap - harap"
- Konfusius

"Teachers open the door but you must enter by yourself"
-

Leaderships

"If your action inspire other to dream more,

learn more, do more, and become more,
you are a leader"
- John Quincy Adams



"Sepasukan domba yang dipimpin oleh seekor singa
akan mengalahkan pasukan singa yang dipimpin oleh seekor domba"
-



"Beri saya 100 peti mati, 99 akan saya gunakan untuk mengubur koruptor
dan 1 untuk saya kalau saya melakukan korupsi"
-Zhu Rongji

Life

"I can Accept failure, but I can't accept not trying"
- Michael Jordan


"A second chance doesn't mean anything if you haven't learned from your first mistake"
-




"The word 'impossible' is not in my dictionary"
Napoleon


"A Pessimist sees the difficulty in every opportunity,
an Optimist sees the opportunity in every difficulty"
-


"Lebih baik bertempur dan kalah, dari pada tidak pernah bertempur sama sekali"
- Arthur Hugh Clough





"Kemenangan terbesar manusia bukan tidak pernah gagal,
tetapi mampu bangkit setiap kali jatuh"
Konfusius


"Tak ada elevator menuju sukses, Anda harus naik tangga"
-





"The world is not dangerous because of those who do harm
but because of those who look it without doing anything"
Albert Einstein



"For every minute you are angry, you lost sixty seconds of happiness"
- Ralph Waldo Emerson



"Kita bisa melempar batu,
engeluh tentang batu, 
tersandung batu,
naik di atas batu,
atau membangun dengannya"
- William Arthur Ward



"Genius adalah 1 persen ide hebat dan 99 persen kerja keras"
-



Revolusi

"Tak ada orang yang sempurna,
orang yang mau belajar dari kesalahan adalah orang yang bijaksana,
yang menyedihkan adalah orang yang bersokeras dirinya benar, kendati terbukti salah"
-

"Orang yang paling tidak berbahagia ialah mereka yang paling takut pada perubahan"
- Mignon Mc Laughlin